Home » SEO » Langkah Ampuh Menulis Artikel SEO Friendly yang Belum Anda Ketahui!
Menulis Artikel SEO Friendly

Langkah Ampuh Menulis Artikel SEO Friendly yang Belum Anda Ketahui!

Banyak blogger yang tahu langkah menulis artikel dengan lancar serta teratur, tapi sedikit yang tahu langkah menulis artikel SEO friendly.

Up-date algoritma Google yang paling baru, artikel situs yang berkwalitas bukan sekedar bagus untuk mesin pencari, tapi juga untuk pembaca (human).

Banyak beberapa tips mengenai langkah menulis artikel yang SEO friendly di internet, tapi tidak semua dapat diterapkan serta terdapat banyak bahkan juga yang telah outdated dengan perubahan algoritma mesin pencari terbaru, intinya Google.

Karenanya saya hidangkan artikel 15 langkah terampuh menulis artikel SEO friendly yang peluang besar belum juga Anda ketahui!

Silakan dikaji 🙂

1. Utamakan User Experience

Menulis Artikel SEO Friendly
Point ini saya masukan jadi point pertama karna saya anggap jadi elemen paling perlu dalam menulis artikel SEO friendly. Serta nanti, bebrapa point beda yang ada ditulisan ini banyak juga berbuhungan dengan user experience atau umum dimaksud UX.

Mengapa user experience?

Karna begitu sulit dimanipulasi.

Tidak seperti back link serta content, user experience begitu sulit dimanipulasi karna di luar kontrol kita jadi yang memiliki situs. Jadi, tidaklah heran bila berikut satu diantara aspek perlu yang dipakai Google untuk meminimalkan manipulasi ranking di search engine mereka.

Arti dari user experience di sini yaitu kesibukan serta tanggapan user saat mereka menelusuri situs (blog) kita. Dari mulai berapakah lama mereka membaca, tanggapan pada artikel yang di baca, berapakah halaman yang mereka buka, bebrapa sisi situs mana yang mereka click, dsb.

Asumsinya, makin lama serta kerasan mereka di satu situs, jadi semakin berkwalitas isi dari situs itu.

Walau masalah ini masih tetap jadi perbincangan, tapi banyak yang memiliki pendapat kalau Google dapat mencari nyaris semua kesibukan searching kita, walau tanpa ada memakai property mereka seperti Google analytic, Google toolbar maupun Google chrome.

Temuan dari seseorang anggota Blackhatword bernama John Limbocker yang dibahas di sini sedikit buka mata saya masalah bagaimana Google memakai user experience jadi satu diantara aspek perankingan website.

Jadi se-expert apa pun tehnik penulisan artikel SEO Anda, bila tidak memerhatikan user experience jadi peluang besar akhirnya akan tidak maksimum.

Apa sajakah yang masuk kedalam kelompok user experience? Banyak.

Content yang berkwalitas yaitu satu diantaranya.

Aspek-faktor lain yang memengaruhi user experience umpamanya :

  1. Design Situs/Situs (blog) yang profesional
  2. Navigasi yang mudah
  3. Ukuran serta type font yang gampang dibaca
  4. Meminimalkan kekeliruan ejaan (typo)
  5. Hubungan yang baik (komentar, diskusi, berbagi, dll)
  6. Kecepatan loading
  7. Responsive design
  8. dll.

Inti dari UX yaitu, menghidangkan content serta situs yang berkwalitas dengan meletakkan pembaca jadi tujuan intinya.

Menulis Artikel SEO Friendly

2. Pakai Kata kunci (keyword) di Judul Artikel

Ini harus dikerjakan bila Anda menginginkan lebih gampang berkompetisi di SERP. Karna judul (title) adalah elemen pertama yang di crawl Google untuk memastikan tema satu artikel.

Tidak berikan kata kunci (keyword) paling utama di title sama juga dengan menyuruh Google untuk menebak-nebak topik tulisan Anda.

Penempatan kata kunci (keyword) yang terbaik pada title yaitu yang dimuka kata. Semakin ke kiri (ke awal kata) semakin baik.

Tapi hal semacam ini bukanlah satu kewajiban karna sesuaikan dengan juga keseluruhnya title supaya tetaplah enak di baca serta mengundang click.

Jangan pernah cuma karna menginginkan lebih SEO-friendly, judul artikel Anda jadi jadi aneh serta sulit di baca.

Menulis Artikel SEO Friendly

Fenomena yang seringkali berlangsung di bebrapa situs lokal, banyak yang malah mengorbankan user (pembaca) cuma untuk menguber beberapa kata kunci (keyword) paling utama didalam title tulisan.

  1. 20 Jenis Type Computer PC Paling baik Paling baru 2016
  2. Jenis Baju Batik Long Dress Muslim Paling baru 2016 Paling baik!
  3. Jenis serta Design Baju Batik Sarimbit Moderen Paling baru serta Terbaik

Familiar dengan title-title tulisan membingungkan seperti di atas??

Untuk panjang title, upayakan kurang dari 71 ciri-khas. Batasan ini tidak baku karna bergantung dari jumlah piksel yang digunakan setiap ciri-khas.

3. Pakai Judul yang Mengundang Click

Mirip contoh masalah di atas, terkadang ada yang kesusahan dalam buat judul artikel karna bila di buat sesuai sama kata kunci (keyword) yang dibidik, juga akan terlihat canggung serta kaku saat di baca. Tetapi bila di buat jadi judul yang luwes serta mengundang click, malah keywordnya yg tidak dapat masuk.

Untuk problem di atas, saya ada jalan keluar.

Untuk Anda pemakai wordpress, pakai plugin Yoast SEO atau semacamnya yang berperan untuk me-rewrite judul artikel. Jadi, Anda miliki 2 judul untuk 1 tulisan. 1 judul untuk pembaca (user), 1 judul untuk search engine.

Menulis Artikel SEO Friendly

Untuk jumlah huruf dalam judul yang di buat untuk search engine upayakan tidak lebih dari 60 huruf, supaya tidak terpotong di halaman pencarian.

Up-date paling baru, Google membatasi Title tag di SERP jadi 600px, untuk jumlah ciri-khas bergantung pemakaian huruf besar serta kecil, spasi, sinyal baca dll.

Upayakan juga judul untuk search engine ini tetaplah enak di baca karna nanti pengunjung dari search engine tentu membaca judul serta gambaran tulisan Anda (snippet) di search engine sebelumnya masuk ke situs (blog).

Bila judul Anda kaku serta tidak enak di baca jadi juga akan kurangi CTR di SERP serta Google jadi berpikir, “ini situs (blog) di page one tapi kok tidak sering yang ngeklik, ini tentu tulisannya tidak berkualitas”.

Apakah Anda sempat berpikir hingga kesitu??

Contoh mudahnya yaitu beberapa blog AGC (auto generated kontent).

Mengapa mereka tidak sering kuasai SERP, terlebih untuk beberapa kata kunci (keyword) mungkin? Menurut saya satu diantaranya karena judul serta gambaran di snippet mereka rata-rata berantakan serta tidak mengundang click.

AGC umumnya menang di beberapa kata kunci (keyword) long tail yang panjang serta beberapa kata kunci (keyword) typo (salah catat) yang tidak sering serta nyaris tak ada pesaingnya.

Untuk judul yang di baca user Anda dapat berkreasi sesuka hati. Upayakan yang catchy serta tetaplah menarik click.

4. Buatlah Artikel Yang Panjang & Dalam

Menulis Artikel SEO Friendly

Banyak yang memiliki pendapat makin panjang artikel jadi makin baik juga posisinya di search engine.

Pendapat ini dapat benar, dapat pula salah. Lagi-lagi balik ke point pertama, bergantung dari user experiencenya.

Bila Anda dapat menulis artikel yang panjang dengan tetaplah memprioritaskan user experience jadi sudah pasti itu semakin bagus. Tetapi bila Anda bersikeras menulis artikel panjang cuma untuk penuhi tujuan SEO (dengan isi artikel berantakan serta muter-muter) saya rasa langkah Anda itu akan tidak efisien.

Apa yang saya maksud dengan artikel panjang serta dalam?

Maksud saya yaitu artikel yang bukan sekedar panjang (banyak) jumlah kata-katanya, namun juga mengulas tema dengan mendalam (lengkap serta menyeluruh).

Dalam bhs inggris seringkali dimaksud dengan arti in-depth kontent.

Analisis Backlinko. com pada 1 juta pencarian di Google beberapa waktu terakhir merasakan sebenarnya rata-rata panjang artikel di halaman 1 SERP yaitu 1. 890 kata.

Menulis Artikel SEO Friendly

note : Janganlah memberikan kalimat atau tema yang tidaklah perlu cuma untuk maksud menguber jumlah kata. Jadi, sebisa-bisanya pakai kalimat yang sederhana serta tidak bertele-tele, supaya tema yang anda ulas dapat lebih luas serta lengkap.

5. Pakai Internal Linking

Internal linking yaitu link antar halaman dalam satu situs (blog)/situs.

Berapakah jumlah baik internal link per post nya?

Lagi-lagi tak ada ukuran tentu karna ini terkait dengan user experience. Bila Anda terasa 10 internal link per post akan tidak menyakiti mata pembaca Anda jadi silakan saja.

Bila ada yang katakan internal link tidak bisa lebih dari 3-5 link per post jadi abaikan saja, tentu yang ngasih anjuran kurang up-date pengetahuan SEOnya.

Menulis Artikel SEO Friendly

Saksikan Wikipedia sebagi misalnya, berapakah interlink mereka per halamannya? Banyak.

Apakah mereka di penalty Google? No.

Terkecuali bagus untuk user experience, internal linking akan menguatkan pada halaman yang satu dengan yang beda dari bagian SEO.

Dengan internal link, bila satu diantara halaman memperoleh satu back link, jadi 85% power dari back link itu juga akan mengalir serta terbagi-bagi ke halaman beda yang memperoleh link dari halaman itu (umum dimaksud dengan linkjuice).

Tips Adsense : 10 Langkah Untuk Meningkatkan Penghasilan Adsense Anda

6. External Linking ke Authority Site yang Relevan

Banyak yang salah kaprah masalah ini. Karna takut posisi webnya jatuh bila berikan link keluar jadi banyak yang memakai link nofollow saat lakukan external linking.

Pendapat saya, sepanjang external link Anda ke beberapa situs authority yang relevan dengan tema tulisan, jadi berikan dofollow link akan tidak berikan dampak jelek ke situs Anda. Jadi demikian sebaliknya, Google juga akan lihat situs Anda jadi situs yang bagus karna senantiasa merekomendasikan beberapa situs yang telah di yakin.

External link ke beberapa situs yang terkait dengan tema bahasan juga menolong pembaca untuk memperoleh sumber-sumber rujukan beda yang akurat.

Panduan :
Saat lakukan external link, pakai attribut dofollow untuk beberapa situs authority yang relevan dengan tema tulisan, serta pakai attribut nofollow untuk beberapa situs affiliate (bila Anda mereferensikan product/jasa).

7. Jangan Mencemaskan Kata kunci (keyword) Density

Kata kunci (keyword) density yaitu intensitas tampilnya kata kunci (keyword) dalam satu halaman artikel.

Berapakah kata kunci (keyword) density yang baik untuk artikel yang SEO friendly?

Bila dahulu dijaman sebelumnya Google Panda banyak yang merekomendasikan di sekitaran 3% – 5%, untuk algoritma saat ini baiknya Anda tidaklah perlu sangat bikin pusing masalah itu. Kata kunci (keyword) density mungkin saja perlu, tapi algoritma paling baru Google telah cukup pandai untuk mendeteksi kwalitas dari satu artikel.

Anda jadi mesti waspada bila persentase kata kunci (keyword) density sangat banyak, karna dapat berefek jelek (kata kunci (keyword) stuffing).

Menulis Artikel SEO Friendly
Lebih konsentrasi ke user experience serta kata kunci (keyword) density, jadi LSI dan persamaan kata umumnya juga akan sesuaikan dengan sendirinya.

Asumsinya, bila artikel Anda bagus serta berkwalitas, dan mengulas tema dengan mendalam jadi beberapa kata kunci (keyword) yang menginginkan Anda optimalkan juga akan masuk dengan sendirinya lewat tulisan-tulisan Anda.

Bukanlah demikian??

8. Gunakan Latent Semantic Indexing (LSI) Keywords

Walau berbeda persis pengertiannya, LSI dapat di katakan nyaris sama juga dengan persamaan kata atau related kata kunci (keyword) (kalimat/arti yang masih tetap terkait dengan kata kunci (keyword) paling utama). Pelajari di sini untuk penuturannya.

Contoh, Anda tengah menulis panduan mengenai langkah menulis artikel yang SEO friendly (seperti tulisan saya ini : D), jadi Anda dapat memberikan beberapa arti seperti situs (blog), back link, theme, plugin, template, Google, search engine, tutorial serta beberapa arti beda yang relevan, pastinya dengan tetaplah memprioritaskan tulisan yang berkwalitas serta enak di baca.

Menulis Artikel SEO Friendly

Contoh sekali lagi bila Anda menembak kata kunci (keyword) “baju muslim”, jadi semakin bagus bila Anda dapat mengikutsertakan kalimat seperti baju muslim, baju gamis, abaya atau hijab dalam tulisan Anda. Anda dapat juga memberikan beberapa arti yang terkait seperti toko on-line, berbelanja, fashion, islam dsb.

Untuk mencari beberapa kata kunci (keyword) LSI Anda dapat menggunakan Google Suggestion/Autocomplete, Google Related Search atau plugin (untuk wordpress) yang memanglah memiliki feature ini, seperti SEOpressor umpamanya.

9. Kurangi Pemakaian Bold, Italic, Underline

Ini satu diantara tehnik jadul yang terkadang disalahgunakan.

Memakai sinyal bold (garis tidak tipis), italic (garis miring) serta underline (garis bawah) peranannya untuk menolong search engine mengetahui kalimat yang perlu di artikel kita.

Tapi dalam prakteknya, banyak yang memakainya terlalu berlebih serta menerapkannya cuma pada beberapa kata kunci (keyword) yang di bidik saja.

Mungkin saja itu dapat sedikit menolong dari sisi penguatan kata kunci (keyword), tapi dari sisi user experience, begitu jelek. Tulisan dengan pemakaian Bold, Italic serta Underline yang terlalu berlebih dapat buat pembaca sakit mata serta cepat-cepat tutup halaman situs karna tulisan yang di baca terlihat tidak profesional.

Pakai Bold, Italic serta Underline sewajarnya saja.

Jikalau untuk menguatkan kata kunci (keyword), pakai bold sekali saja. Untuk italic umumnya dipakai pada beberapa arti asing, sedang underline untuk arti atau catatan yang perlu. Anda dapat mengimprovisasi pemakaikan feature ini dengan tetaplah memerhatikan sisi user experience.

10. Pakai Elemen h1, h2 & h3

Elemen heading h1, h2 & h3 dipakai untuk memastikan elemen-elemen terutama disuatu halaman situs.

Di theme-theme default wordpress atau template default blogspot elemen h1 umumnya dipakai untuk Judul situs (homepage), H2 untuk judul tulisan serta h3 untuk elemen-elemen situs yang beda seperti related post serta widget di sidebar.

Susunan theme default dengan h1 dihomepage lebih pas untuk bebrapa situs niche spesial (microniche) karna kata kunci (keyword) paling utama memanglah ada di homepage. Tetapi theme type ini kurang disenangi karna tidak dinamis seperti theme-theme premium yang banyak di jual dipasaran.

Menulis Artikel SEO Friendly

Theme dinamis dengan susunan SEO friendly umumnya memiliki susunan heading yg sama juga dengan theme-theme default saat dihomepage, tetapi beralih saat di halaman tulisan, dengan meletakkan judul postingannya jadi h1 (bukanlah judul homepage).

Saat Anda menulis artikel untuk kepentingan SEO, yakinkan h1 Anda yaitu judul tulisan. Untuk h2, Anda dapat memakainya di sub title tulisan.

Seperti yang saya kerjakan di tulisan ini, ke 15 point yang ada pada langkah menulis artikel search engine optimation ini saya catat dengan memakai h2.

note : Pemakaian h2, h3 dst dapat lebih dari 1x dalam satu halaman situs (pages). Tapi pemakaian h1 baiknya cuma 1x saja karna h1 yaitu tema paling utama satu halaman.

Tips Adsense : Panduan Lengkap Bermain Google Adsense

11. Pakai URL Pendek serta Memiliki kandungan Kata kunci (keyword) Utama

Sedikit berlainan dengan Judul artikel, permalink yang bagus bukanlah yang kaya macam kata kunci (keyword), tapi yang gampang dideteksi oleh search engine apa sebagai tema paling utama artikel itu.

Menulis Artikel SEO Friendly

Contoh :
Judul : 15 Langkah Ampuh menulis artikel SEO friendly yang Belum juga Anda Tahu!
Permalink asli : /15-cara-ampuh-menulis-artikel-seo-friendly-yang-belum-anda-tahu. html
Permalink yang bagus untuk SEO : /cara-menulis-artikel-seo-friendly. html

Judul : Panduan serta Langkah Pembuatan Tahu Goreng Yang Enak Sekali
Permalink asli : /panduan-dan-cara-pembuatan-tahu-goreng-yang-enak-sekali
Permalink yang bagus untuk SEO : /cara-membuat-tahu-goreng

Di sini banyak yang lakukan demikian sebaliknya. Memakai url panjang-panjang dengan keinginan semakin banyak kata kunci (keyword) yang masuk.

Dengan url panjang, mungkin saja semakin banyak kata kunci (keyword) yang masuk, tapi kata kunci (keyword) paling utama semakin lebih sulit berkompetisi.

Matt Cutts dalam interviewnya dengan Stephan Spencer juga merekomendasikan untuk memakai tidak lebih dari 3 – 5 kata dipermalink.

If you can make your title four- or five-words long – and it is pretty alami. If you have got a three, four or five words in your URL, that can be perfectly normal. As it gets a little longer, then it starts to look a little worse. Now, our algorithms typically will juicet weight those words less and juicet not give you as much kredit.

Walau saya tidak sempat 100% yakin dengan omongan engineer Google yang satu ini, tapi kesempatan ini saya sepakat.

Tak tahu ada hubungan atau tidak, permalink default di blogspot (punya Google) bila tidak di custom akan automatis memotong permalink yang sangat panjang.

Untuk langkah customisasi (mengubah) permalink ini cukup sederhana, di menu visual editor tujukan cursor ke sisi bawah title tulisan serta click “Edit”.

Dari sini anda dapat memendekkan atau mengubah permalink sesuai sama apa yang diinginkan.

Dalam ketentuan SEO, permalink (include dengan url domain) baiknya tidak lebih dari 90 ciri-khas.

12. Optimalkan Meta Deskripsi

Memakai kata kunci (keyword) paling utama dikalimat pertama supaya lebih SEO friendly umumnya buat tulisan jadi agak kaku.

Untuk mensiasatinya, Anda dapat meletakkan kata kunci (keyword) Anda di meta gambaran (untuk pemakai wp dapat memakai plugin AIO SEO Pack, SEO by Yoast atau Platinum SEO Pack). Meta gambaran berikut yang nanti jadi snippet di search engine.

Dengan menyimpan kata kunci (keyword) di meta gambaran, Anda dapat lebih leluasa serta luwes dalam menulis artikel untuk user terlebih di kalimat serta paragraf pertama.

Butuh di perhatikan kalau walau meta gambaran ini cuma diliat search engine saat berkunjung ke situs (blog) Anda, meta gambaran ini diliat user saat googling di search engine, jadi yakinkan kalimat yang berada di meta gambaran ini tetaplah menarik serta mengundang click, bukanlah sekedar hanya di jejali dengan beberapa kata kunci (keyword) serta LSI nya. Lagi, ini terkait dengan user experience intinya CTR Anda di SERP.

Google membatasi pemakaian meta gambaran sekitaran 160 ciri-khas, jadi olah sebaik-baiknya meta gambaran Anda dalam batasan jumlah ciri-khas ini karna bila lebih dari jadi gambaran Anda juga akan terpotong.

Panduan :
Untuk mengundang click serta jadi besar CTR di SERP, Anda dapat buat meta gambaran yang buat orang penasaran.

Misalnya artikel ini, bila saya buat gambaran begini bagaimana kurang lebih reaksi Anda : “Dari ke 15 Langkah Ampuh Menulis Artikel SEO Friendly ini ada satu diantara langkah yang paling ampuh serta tentunya belum juga sempat Anda baca dimana saja, yakni …. ”.

Berikan sinyal titik-titik dibelakang gambaran supaya calon pengunjung makin tergoda untuk mengeklik serta berkunjung ke artikel kita.

Untuk langkah menganalisa CTR di SERP juga telah saya catat di sini.

13. Masukan Attribut Alt di Image (Gambar)

Google tidak dapat membaca file gambar (image), jadi di sini pemakaikan attribut alt dibutuhkan jadi pengganti untuk menerangkan isi file image ke robot yang lakukan crawling di halaman itu.

Butuh digarisbawahi di sini, yang di baca oleh Google yaitu attribut alt, bukanlah title ataupun nama file image. Saksikan ketidaksamaannya di sini :

Menulis Artikel SEO Friendly

Biasanya, attribut alt (Alternative text) ini di sini berisi kata kunci (keyword) paling utama.

Bila gambar Anda hanya 1 – 2 file dalam 1 artikel pasti tidak jadi masalah, tapi bila file gambar Anda cukup banyak baiknya Anda memvariasikannya dengan beberapa kata kunci (keyword) longtail serta LSI. Juga berikan kalimat seperti gambar, images, pic of atau photo dimuka kata kunci (keyword) supaya lebih alami serta tidak kata kunci (keyword) stuffing.

Untuk bebrapa situs komersil dengan intensitas menulis yang seringkali, Anda dapat memakai plugin-plugin spesial untuk optimalkan gambar seperti SEO Friendly Images. Untuk beberapa situs personal dengan intensitas menulis yang tidak sering, baiknya pakai langkah manual karna lebih fleksibel.

Bila Anda menginginkan lebih jauh mengoptimasi meta tags image Anda, Anda dapat membaca tulisan Neil Patel dari Quicksprout. Saya sendiri untuk file gambar selama ini cuma mengoptimasi dibagian alt saja.

Panduan :
Bila Anda memakai image dari Google, janganlah lupa untuk mengubah title file (umumnya berekstensi. jpg, . png atau. jpeg) supaya file gambar Anda tidak duplikat dengan gambar yang Anda unduh itu. Bila perlu, Anda dapat juga ganti meta-data (umumnya menggunakan software) serta lakukan sedikit cropping image supaya file gambar itu benar benar “baru serta unik” dimata Google.

Panduan 2 :
Resolusi serta ukuran gambar yang semakin besar umumnya memiliki perform yang semakin bagus di search engine. Upayakan untuk minimum memakai gambar dengan ukuran 400px x 600px. Janganlah lupa lakukan kompresi file bila di rasa sangat memberatkan loading situs.

14. Pengunaan Media kedalam Artikel (Images, Video, Infographics, dan lain-lain)

Makin kaya info yang Anda hidangkan, makin besar peluang Google mendeteksi artikel Anda jadi artikel yang berkwalitas.

Bila sangat mungkin, pakai media-media untuk memperkaya isi tulisan seperti gambar, video, tabel, chart, infographics ataupun maps.

Dari user experience juga akhirnya pasti bagus karna pembaca dimanjakan dengan tulisan yang kaya info serta kaya visualisasi.

Diambil dari Quicksprout. com, content dengan dibarengi gambar yang relevan di baca 94% semakin banyak dari pada content tanpa ada gambar yang relevan.

Penggunaan infographics juga 3x lebih berpeluang memperoleh like serta berbagi di social media dibanding type content beda.

Menulis Artikel SEO Friendly

Serta paling akhir, diambil dari Neomam. com, perbandingan pada kecepatan membaca content visual di banding tulisan yaitu seperti sepersepuluh detik dengan satu menit.

Wow …

Menulis Artikel SEO Friendly

15. Pakai Variasi Keyword

Point paling akhir dalam tata langkah menulis artikel SEO friendly yaitu macam kata kunci (keyword). Sedikit berlainan dengan kata kunci (keyword) density serta LSI, yang saya maksud dengan macam kata kunci (keyword) di sini yaitu pemakaian kata kunci (keyword) paling utama dengan sepenggal-sepenggal di sekitaran artikel.

Contoh :

Kata kunci (keyword) : langkah buat situs (blog) gratis

“Kali ini kita juga akan mengulas mengenai langkah buat situs (blog) gratis. Untuk anda yang menginginkan eksis di internet tapi belum juga memiliki modal untuk beli domain serta hosting, jadi situs (blog) gratis dapat jadi satu diantara jalan keluar. Anda dapat buat situs (blog) gratis di blogger, wordpress, tumblr, dsb. Langkah buat situs (blog) sangat gampang, bila Anda ikuti step by step yang saya hidangkan berikut ini, saya percaya dalam sebagian jam Anda telah dapat buat situs (blog) anda sendiri.. ”

Sudah pasti anda tidak dapat menerapkan jenis kalimat di atas dalam satu paragraf saja karna juga akan jadi kata kunci (keyword) stuffing. Sebar kedalam sebagian paragraf serta artikel anda juga akan jadi lebih SEO friendly dengan macam kata kunci (keyword) yang alami. Mudah-mudahan Anda dapat tahu point yang menginginkan saya berikan di sini.

Bila Anda masih tetap kurang terang, silakan saksikan keterangan gambar dari Moz.com di bawah ini :

Menulis Artikel SEO Friendly

Macam Kata kunci (keyword) ini buat tulisan Anda jadi lebih hidup serta luwes. Banding dengan penulisan yang senantiasa memasukkan exatch match kata kunci (keyword) umpamanya :

“Kali ini kita juga akan mengulas mengenai langkah buat situs (blog) gratis. Untuk anda yang menginginkan eksis di internet tapi belum juga memiliki modal untuk beli domain serta hosting, jadi langkah buat situs (blog) gratis ini dapat jadi satu diantara jalan keluar. Anda dapat menerapkan langkah buat situs (blog) gratis ini di blogger, wordpress, tumblr, dsb. Langkah buat situs (blog) gratis sangat gampang, bila Anda ikuti step by step yang saya hidangkan berikut ini, saya percaya dalam sebagian jam Anda telah dapat buat situs (blog) gratis anda sendiri.. ”

Trik Adsense : Penyebab Kenapa Blog Anda Sering Ditolak Google Adsense

Kesimpulan

Menulis artikel yang SEO friendly untuk menarik perhatian mesin pencari itu bagus, karna dapat tingkatkan trafik pengunjung ke situs (blog) Anda. Tapi janganlah memakai segala teknik optimalkan on-page artikel Anda cuma hanya untuk SEO.

Saat ini algoritma mesin pencari telah makin pandai, terlebih si raksasa Google dengan beragam hewan peliharaannya dari mulai Panda, Penguin hingga Hummingbird.

Tulislah artikel yang memberi value (bermanfaat), memprioritaskan user experience serta disertai dengan elemen-elemen on-page SEO seperti yang saya katakan di atas, lalu dibarengi dengan polesan back link untuk optimalkan off-page, jadi peluang besar tulisan Anda dapat selekasnya berkompetisi di SERP.

Saya akan tidak naif, sebaik apa pun artikel Anda bila tidak dibarengi optimalkan off-page jadi akan tidak dapat maksimum di SERP, terlebih bila Anda ada di niche yang menjemukan serta sulit untuk menarik link bait ataupun viral berbagi (contoh : asuransi, lowongan kerja, perpajakan, dan lain-lain).

Pengin tau argumennya..? Simak analisis SEO saya di sini.

Orang katakan “content is the king”, tapi untuk saya umpama pemilu jadi back link serta user experience yaitu beberapa orang yang berikan nada supaya satu kontent dapat diangkat jadi calon raja.

Baru setelah di page one giliran Google yang memastikan apakah satu content layak jadikan raja atau mesti dieliminasi, diminta pulang serta diminta berbenah sekali lagi.

Janganlah lupa juga lakukan penelitian kata kunci (keyword) terlebih dulu sebelumnya memastikan judul serta topik tulisan supaya artikel anda dapat lebih nendang di halaman pencarian.

Tersebut 15 Langkah Menulis Artikel SEO Friendly yang dapat Anda aplikasikan ke situs (blog) Anda. Apakah Anda ada pertanyaan?

Atau mungkin saja ada point yang saya terlewat?

Silakan tuliskan di kolom komentar.

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

error: Content is protected !!